Akhirnya kembali ke awal,
Awal yang hasil rentetan panjang episode-episode percakapan,
Percakapanku dengan Tuhan tentang salah-benar, buruk-baik, jelek-indah.
“Coba lagi!” kataNya,
“Kali ini sembari simpan Aku di hatimu”.
Lalu, Ia yang MAHA BESAR itu muat di hatiku yang kecil ini.
Semakin luas hatiku justru,
muat untuk semuanya,
termasuk kebun bunga ku yang kau rawati.
Jawabannya: tidak
Aku sudah belajar dari banyak yang berlalu,
dan aku percaya hatiku,
karena tinggal Tuhan di dalamnya.
Entah di angka berapa,
tapi aku tidak mencintaimu dari ketiadaan–nol
Akhirnya kembali ke awal,
Awal tak mesti nol,
bisa satu,